17-05-2010

Pertanian merupakan salah satu sektor yang terbukti cukup stabil di waktu resesi melanda dunia, bahkan terbukti dapat menyumbang devisa negara dalam jumlah yang cukup signifikan.
Petani merupakan ujung tombak yang harus benar-benar dipedulikan agar termotifasi untuk berpikir lebih maju mengikuti perkembangan yang sedang dan akan terjadi.
Paradigma petani harus diubah dari produsen menjadi supplier yang berorientasi pasar sehingga petani Indonesia dapat menguasai: Akses terhadap hasil-hasil pertaniannya, akses terhadap teknologi pertanian dan akses terhadap pemasaran.
Pasar Tani
Dalam rangka memperkuat jaringan pemasaran di tingkat petani, pemerintah telah mengambil kebijakan di bidang pemasaran yang dikenal dengan Trilogi Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian, yaitu:
1. Menumbuhkan Gabungan Kelompok Tani (GAPOKTAN) yang berorientasi pasar.
2. Membangun system atau mereposisi petani dari produsen menjadi supplier.
3. Menciptakan pasar petani dalam “Farm-gate Marketing System”.
Petani harus mempunyai pasar, di mana petani diberi keleluasaan di bidang pemasaran melalui pembentukan suatu wadah yang diberi nama Pasar Tani.
Sebagai bagian dari upaya ikut mempromosikan keberadaan Pasar Tani yang telah terbentuk di beberapa provinsi saat ini, Kementrian Pertanian akan menyelenggarakan kegiatan Pekan Raya Tani 2010 yang mana kegiatan ini tentunya dirancang untuk dapat mengakomodir kepentingan para petani, termasuk di dalamnya aktivitas Pasar Tani. Tujuan dan Sasaran:
1. Mempromosikan keberadaan Pasar Tani yang telah dibentuk beberapa provinsi.
2. Memberi peluang seluas-luasnya kepada petani yang tergabung dalam GAPOKTAN untuk dapat memasarkan hasil produksinya.
3. Memberi pembelajaran yang inovatif bagi petani untuk melakukan kerjasama pemasaran.
4. Menciptakan image positif terhadap keberadaan Pasar Tani.
5. Menciptakan kerjasama yang baik dan berkesinambungan antara petani dan para buyer dan pabrikan.
6. Terciptanya berbagai produk olahan yang inovatif baik dari segi kualitas, kuantitas, dan kemasan.
Tempat dan Waktu Penyelenggaraan:
Pekan Raya Tani 2010 akan diadakan di Area Parkir Barat Jogja Expo Center, pada tanggal 15-17 Oktober 2010.
Akomodasi:
Lihat Daftar Hotel di sekitar Jogja Expo Center
Biaya Keikutsertaan:
Organizer kegiatan Pekan Raya Tani 2010 memberi kesempatan untuk mengikuti kegiatan ini dengan biaya Rp 12.500.000,- / peserta dengan fasilitas sebagai berikut:
1 (satu) unit tenda kerucut ukuran 3x3 m2, lengkap dengan fasilitas standar seperti satu meja, dua kursi, daya listrik, dan lettering peserta.
Pengunjung yang akan dihadirkan:
· Masyarakat umum
· Pelaku usaha sektor pertanian
· Wisatawan domestic dan mancanegara yang akan dikoordinasikan melalui beberapa biro perjalanan wisata yang ada di Yogyakarta
Output, Outcome & Benefit:
· Output: petani dapat mengekspresikan kemampuannya dalam menawarkan produknya secara langsung berhubungan dengan konsumen akhir, rumah tangga, pabrikan, maupun eksportir.
· Outcome: para petani dapat meningkatkan penjualan produknya dengan melakukan berbagai kerjasama atau kemitraan dengan para pengusaha.
· Benefit: penghasilan para petani dapat meningkat sehingga pada akhirnya dapat pula meningkatkan kesejahteraan keluarganya.
Kontak Keikutsertaan:
Informasi tentang keikutsertaan, dapat menghubungi sekretariat pelaksana:
· PT Fery Agung Corindotama (FERACO)Perkantoran Puri Sentra Niaga Blok B-24
Jl. Raya Kalimalang, Jakarta Timur
Telp. (021) 8606819, Fax. (021) 8660 5154
Contact Person: Tata S. Anggan (0813 199 68638)
· Subdit Pemasaran Domestik Ditjen PPHP Kementrian Pertanian RI
Jl. Harsono RM No. 3, Ragunan, Jakarta Selatan
Telp./Fax. (021) 7884 2571
Contact Person: Yogarini (0815 1033 5244)
Atau unduh Formulir Keikutsertaan dan kirim melalui FAX ke (021) 8660 5154 |